4 Mei 2014

JENIS GUIDED CONVERSATION BERBICARA BAHASA INGGRIS








Salah satu pembelajaran bahaasa Inggris yaitu berbicara bahasa Inggris. Dalam berbicara bahasa Inggis diperlukan guided conversation. Guide conversation sebagai salah satu bentuk strategi guru bahasa Inggris yang ada di sekolah, universitas, ataupun tempat kursus dalam menuntun siswa untuk memperlancar keterampilan berbicara bahasa Inggris. 







Berikut merupakan jenis-jenis Guided Conversation dalam berbicara Bahasa Inggris: 


  1. Guided Conversation brainstorming. 

    Guru bahasa Inggris memberikan kosa kata baru, kalimat yang baru dan bentuk-bentuk baru yang bisa menjadi pelajaran baru bagi siswa itu sendiri. Guru menuntun siswa untuk membuka pemikiran siswa dengan bahasa yang mudah dipahami, ucapan siswa yang belum benar dibimbing oleh guru dengan perlahan agar siswa mampu berkembang.

  2. Guided Conversation role-play.

    Biasanya dilakukan dengan memainkan suatu peran dalam sebuah drama. Persiapan ini menciptakan kondisi yang siap tampil dengan kematangan mental dalam melakukan diskusi sesuai profesi yang akan dilakoni. Menjadi pelaku seperti nelayan, petani, guru, dokter, perawat, yang membutuhkan style yang spesifik.

  3. Guided Conversation untuk keterampilan praktik berbicara.

    Tujuannya adalah untuk mempersiapkan menentukan pokok pembicaraan dalam forum-forum tertentu. Misalnya, melakukan diskusi singkat tentang pelajaran bahasa Inggris, perbincangan like atau dislike, accept atau refuse invitation, debat, berpidato, dan tanya jawab.

  4. Guided Conversation keprofesionalan keterampilan berbicara bahasa Inggris.

    Dalam hal ini, yang paling penting adalah kepiawaian untuk berbicara baik dalam lingkungan terbuka untuk umum maupun tertutup. Tingkat profesional dalam percakapan bahasa Inggris yang dilakukan belum memungkinkan karena tingkat seperti ini membutuhkan praktik dan latihan optimal. Dalam percakapan bahasa Inggris yang dilakukan siswa belum memungkinkan karena tingkat seperti ini membutuhkan praktik dan latihan optimal.



             





Seluruh artikel ini di ambil dari http://www.ef.co.id/englishfirst/default.aspx

JENIS CONVERSATION DALAM BAHASA INGGRIS



Conversation adalah percakapan yang dilakukan seseorang kepada orang lain untuk membahas sesuatu hal yang dianggap penting atau tidak penting sekalipun. Bisa dilakukan oleh 2 orang atau lebih dalam suatu kelompok atau pertemuan. 






Ada beberapa klasifikasi percakapan yang bisa memperlancar keterampilan berbicara bahasa Inggris seseorang sekaligus mempermudah menguasai seluruh komponen keterampilan berbicara, sebagai berikut:




  1. Structural Conversation.

    Spesifikasi grammar disebut sebagai struktur. Contoh dari struktur antara lain past tense, noun plurals, the comparison of adjectives, dan lainnya. Penggunaan bahasa Inggris baik dalam percakapan sehari-hari maupun penggunaan tulisan harus tepat dalam segi apapun karena berhubungan dengan waktu: lampau, sekarang dan akan datang. Selain itu penggunaan structure bahasa Inggris terkait dengan penggunaan bentuk noun, pronoun, articles, dan bermacam bentuk kata adjective, verbs, dan adverbs. Jadi, jenis percakapan ini sangat mengutamakan grammar. Contoh percakapan:

    John : May I borrow your book?
    Mary : Yes, you may!

    John : By the way, will you come to my apartment tonight?

    Mary : Yes, I will.

    John : Waiter, give me two cups of coffee, please!
     


  2. Functional Conversation.

    Adalah pelajaran conversation yang ditujukan untuk membentuk kemampuan seseorang dalam memfungsikan bahasa menurut tempat dan keberadaannya. Dalam percakapan sehari-hari (daily conversation) sering dihadapkan kepada sesuatu yang objektif. Untuk percakapan ini digunakan saat percakapan formal. Contoh percakapan:
     
    John : May I borrow your book?
    Mary : Yes, please!

    John : By the way, will you come to my apartment tonight?

    Mary : With my pleasure.

    John : Waiter, give me two cups of coffee, please!

     

    Amatilah bagaimana perbedaan dialog 1 dan 2 tersebut diatas serupa akan tapi tidak sama. Sekarang amati percakapan yang berikut dengan teliti supaya dapat diketahui tujuannya.


  3. Situational Conversation.

    Adalah pelajaran conversation yang ditujukan untuk membentuk kemampuan siswa mengenali fungsi-fungsi khusus dalam komunikasi berdasarkan situasi yang tidak formal. Perhatikan bentuk percakapan di bawah dengan cermat:

     

    John : May I borrow your book?
    Mary : Yes, please!

    John : By the way, will you come to my apartement tonight?

    Mary : With my pleasure.

    John : Waiter, give me two coffees, please!

     

    Lihat pada frasa 2 coffees – itu adalah salah satu contoh bagaimana penggunaan fungsi-fungsi khusus dalam komunikasi berdasarkan situasi. Di restoran, sudah biasa kita mengatakan 2 coffees walaupun secara grammar hal tersebut salah, karena ‘coffee’ biasanya dianggap sebagai uncountable noun.






Seluruh artikel ini di ambil dari http://www.ef.co.id/englishfirst/default.aspx

BELAJAR MENULIS BAHASA INGGRIS UNTUK BISNIS

  
Keterampilan menulis bukan suatu hal yang dikuasai banyak orang. Sehingga ketika kita memasuki dunia kerja yang dipenuhi dengan ragam tugas yang melibatkan bermacam laporan dan surat-menyurat lainnya, banyak di antara kita yang merasa terbeban dan terintimidasi oleh ini semua, terutama jika tulisan yang dihasilkan harus menggunakan bahasa Inggris. Oleh karena itu, banyak orang mencari wadah atau tempat untuk belajar menulis bahasa Inggris untuk bisnis.

Belajar menulis bahasa Inggris untuk Bisnis, tentunya tidak terbatas pada sekedar mempelajari cara membalas email atau menulis laporan. Lebih dari itu, menulis bahasa Inggris untuk Bisnis melibatkan ragam bentuk tulisan dari laporan, proposal, memo, presentasi, email, dan masih banyak lainnya lagi. Setiap jenis tulisan memiliki rangka yang berbeda. Selain rangka, bentuk bahasa dan struktur kalimat yang digunakan pada masing-masing tulisan memiliki pendekatannya tersendiri. Kemudian di luar dari jenis tulisan, menulis untuk keperluan Bisnis juga mempelajari intonasi surat atau tulisan lainnya menurut tujuannya. Tujuan dalam arti keperluan kita menulis surat, serta tujuan dalam arti kepada siapa surat itu ditujukan. Menurut tingkat formalitasnya, bahasa Inggris pada setiap tingkatan tersebut akan memiliki bentuk bahasa yang berbeda, di mana disesuaikan dengan tujuan dari surat tersebut.

Tentunya ilmu dasar seputar menulis bahasa Inggris seperti Grammar, Vocabulary, dan Tenses juga menjadi materi dominan yang akan, serta perlu dipelajari bagi kita yang ingin belajar menulis bahasa Inggris untuk Bisnis. Tanpa pondasi akan ilmu-ilmu tersebut, maka Anda tidak akan dapat menghasilkan tulisan yang baik. 

Kemampuan untuk menghasilkan suatu tulisan yang baik tidaklah mudah, terlebih lagi jika tulisan yang dihasilkan harus menggunakan bahasa Inggris, serta dimaksudkan untuk keperluan kantor. Atas dasar tersebut, tidak heran jika banyak perusahaan multinasional mulai mengadakan pelatihan-pelatihan bahasa Inggris, khususnya untuk belajar menulis bahasa Inggris untuk Bisnis untuk para karyawannya. Karena keterampilan menulis bahasa Inggris bukanlah suatu hal yang mudah untuk dikuasai, namun dengan banyaknya sarana yang tersedia disekeliling kita, tentunya tantangan ini akan dapat teratasi kedepannya.




Seluruh artikel ini di ambil dari http://www.ef.co.id/englishfirst/default.aspx