9 Jan 2012

LINGKUNGAN BISNIS YANG ADA PADA USAHA LAUNDRY


Melanjutkan tulisan saya diblog sebelumnya tentang Membaca "Peluang Pasar Usaha Laundry Rumahan". Dimana tidak di pungkiri lagi bahwa di dalam kegiatan berbisnis pasti terdapat yang namanya suatu lingkungan dalam bisnis tersebut yang ada disekitar usahanya. Lingkungan merupakan suatu kondisi yang memiliki hubungan satu dengan yang lainnya baik manusia dengan alam (binatang ataupun tumbuhan) saling memiliki keterkaitan diantara kedua hal tersebut. Di dunia bisnis pun tidak jauh berbeda halnya dengan suatu lingkungan dalam kegiatan sehari-hari. Tidak hanya dalam hal lingkungan sehari-hari saja. Di dunia bisnis pun memiliki lingkungan bisnis yang terdapat dalam menjalakan bisnis tersebut terutama untuk suatu lingkungan bisnis usaha dalam hal bidang bisnis yang sama. Lingkungan bisnis yaitu lingkungan bisnis laundry dimana memiliki hubungan satu dengan yang lainnya sehingga akan berpengaruh dan saling keterkaitan dengan yang lainnya pada bisnis laundry. Dalam kondisi yang terjadi pada penjelasan diatas disinilah akan terbentuknya suatu lingkungan bisnis, yang mana lingkungan bisnis laundry ini merupakan sumber perubahan akan sebuah peluang dan memiliki adanya sebuah resiko dari lingkungan bisnis tersebut.

Lingkungan bisnis memiliki ruang lingkup yang sangat luas. Yang mana akan menjadi sumber perubahan adanya suatu peluang yang dapat menimbulkan pengaruh-pengaruh yang ada disekitar lingkungan bisnis, terutama untuk bisnis usaha yang sama dalam menjalankan bisnis tersebut (usaha lanudry) serta resiko yang akan terjadi dari timbulnya perubahan lingkungan didadalam bisnis laundry. Lingkungan bisnis dalam bidang yang sama memiliki para pesaing/kompettitor lainnya yang ada di lingkungan bisnis laundry. Hal ini harus diwaspadai akan pengaruh yang terjadi dalam menjalankan bisnis ini. 

Lingkungan bisnis laundry, terdapat suatu lingkungan bisnis yang sama dibidang usahanya terdapat suatu sumber perubahan peluang serta resiko yang ada dalam lingkungan bisnis laundry. Lingkungan bisnis laundry dilihat dari pemasok, subitusi, pesaing, konsumen serta pendatang baru. Tidak hanya itu saja lingkungan bisnis laundry memiliki hubungan keterkaitan dengan ekonomi, tekologi, sosial, alam, serta politik pemertintahan dan hukum. Untuk itu para pembeisnis harus jeli, cermat dan teliti dalam melihat kondis-kondisi lingkungan bisnis yang ada. 

Lingkungan bisnis dapat di lihat dari penentuan tempat lokasi yang yang strategis, pesaing/kompetitor didalam wilayah tersebut tidak terlalu banyak. Pada usaha laundry yang akan saya jalankan lingkungan bisnis dari tempat lokasi yang saya pilih sangat strategis dan mudah untuk dijangkau oleh konsumen yang dilalui kendaraan, dimana wilayah ini belum terlalu banyak para pesaing/kompetitor di bidang bisnis laundry ini. Dengan lokasi yang saya akan pilih saya melihat peluang usaha yang nantinya akan berjalan dengan baik dan lancar serta terus berkembang. Daya minat konsumen pun juga tinggi akan kebutuhan dalam bentuk pelayanan jasa ini.
 
Lingkungan Bisnis dari segi perubahan Ekonomi Masyarakat.
Pertumbuhan pada ekonomi masyarakat sangat berdampak pada berbagai jenis-jenis usaha apapun, dalam arti tidak hanya pada usaha laundry saja tetapi dalam segala jenis usaha bisnis lainnya. Nantinya akan memiliki dampak terhadap daya beli masyarakat yang tinggi ataupun memiliki daya beli yang rendah terhadap pengaruh adanya perubahan ekonomi tersebut yang akan berdampak pada bisnis laundry yang akan nantinya saya jalannkan terhadap pengaruh akan pengembangan bisnis laundry saya.
Kebutuhan ekonomi menyebabkan sebagaian besar menjadi keluarga super sibuk yang kurang tidak mementingkan urusan rumah tangga, seperti mencuci apalagi yang tidak memiliki pembantu rumah tangga. Maka banyak orang yang beralih ke laundry kiloan atau laundry dengan sistem permeteran. Dengan adanya memiliki tingakat pendapatan yang lebih banyak. Bahkan disamping itu sekarang sudah tidak menjadi masalah akan patokan harga yang dikeluarkan. Masyarakat yang berpenghasilan rata-rata diatas hal ini tidak menjadi masalah karena baginya penggunaan jasa laundry sangat membantu dan menguntungkan untuk mereka yang super padat dan sibuk akan pekerjaannya bahkan kebutuhan untuk mencuci merupakan kebutuhan pokok baginya.
 

Misalnya yang tadinya masyarakat yang bependapatan rendah dan menjadi naik akan pendapatan mereka yang di dapat, ataupun justru sebalik pendapatan yang menjadi menurun karena suatu hal. Dampak negatifnya yaitu berkurangnya minta konsumen karena adanya kenaikan harga-harga kebutuhan pokok walaupun pada usaha bisnis ini tidak terlalu besar berpengaruh tetapi anggapan masyarakat yaitu lebih mementingkan untuk kebutuhan pokoknya terlebih dahulu dan kalau kondisi sudah normal baru mereka akan menggunakan jasa laundrynya. Ilustrasi diatas menujukkan untuk masyarakat yang berpenghasilan menengah dan rendah. 

Ataupun memang mereka sudah menyisihkannya dari pendapatannya karena sebagian dari masyarakat untuk kebutuhan akan penggunaan jasa laundry termasuk ke dalam kebutuhan pokok dimana kebutuhan wajib setelah kebutuhan primer, karena sebagaian besar masyarakat terutama untuk kota jakarta merupakan masyarakat yang menjadi keluarga yang super sibuk, masyarakat yang kurang tidak mementingkan dalam urusan rumah tangga yang dapat semua kegiatan itu akan menyita waktu dan tenaga. Pekerjaan serta aktifitas yang padat sehingga masyarakat tersebut tidak sempat memiliki waktu untuk urusan dalam mencuci pakaiannya.

Maka dari contoh masyarakat diatas ini merupakan calon konsumen yang akan menggunakan jasa laundry karena bagi mereka lebih mudah dan praktis waktunya tidak terbuang sia-sia terutama untuk ibu rumah tangga yang bekerja dan tidak memiliki pembantu rumah tangga, dan juga pemuda-pemudi/karyawan-karyawati yang merantau dan juga untuk para instasi-instasi yang biasanya memiliki hubungan kerjasama. Dengan adanya menjadi kebutuhan saat ini bahkan disamping itu sekarang sudah tidak menjadi masalah akan patokan harga yang dikeluarkan. 

Maka dari itu sebagai pemilik usaha dan yang mengembangkan usaha laundry ini kita harus sangat jeli terhadap dampak serta perubahan yang akan terjadi terutama pada harga-harga yang tidak stabil harus bisa sering-sering untuk mengecek kondisi harga pasar seperti apa dan bagaimana.Lingkungan Bisnis laundry melihat adanya hubungan diantara Pesaing/Kompetitor dalam bisnis yang sama serta melihat akan adanya Pendatang Baru dalam bisnis laundry dan Timbulnya Barang Subsitusi.
 
Dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis yang sama yaitu bisnis laundry di mana banyak sekali pesaing/kompetitor lainnya pada setiap wilayahnya. Apa lagi sekarang ini bisnis laundry mulai bertumbuhan dan bertebaran dimana-mana bahkan didaerah pun juga tidak mau kalah ketinggalannya dengan yang di kota. Banyaknya pembisnis yang bermunculan ditambah dengan minat daya masyarakat yang tinggi akan kebutuhannya saat ini. Maka itu kita sebagai pemilik usaha harus melihat dari pesaing/kompetitor dalam bentuk hal apa saja, misalnya mengatahui servis yang diberikan para pesaing itu apa saja dan seperti apa, sehingga memiliki pandangan kedepan untuk tidak melakukan hal yang tidak sama dengan pesaing/kompetitor lainnya. Membuat lebih berbeda dengan selalu berinovasi serta meningkatkan kualitas serta kuantitas sehingga tidak kalah saing dengan pesaing/kompetitor yang ada di lingkungan bisnis laundry. Memiliki harga jual yang relatif dan yang masih bisa di jangkau untuk semua golongan (baik golongan keatas atau menengah) dan berkwalitas yang unggul.
Sebagai contoh kompetitor menggunakan mesin yang mahal dan berkualitas dengan harga yang terjangkau, maka upaya saya yang akan dilakukan yaitu dengan meningkatkan teknologi yang tinggi dengan mesin cuci yang berkualitas dimana menggunakan teknologi yang canggih dimana terdapat sebuah program tersendiri di dalamnya untuk mencuci pakaian dengan melihat dari jenis-jenis bahannya. Ataupun saya akan menyediakan tempat yang nyaman bagi konsumen dan memiliki fasilitas yang unggul dalam hal kenyamanan dan pelayanannya disisi lain dalam penggunakan bahan-bahan baku tidak sembarangan jenis detergen, pewangi dan bahan baku pendukung merupakan pilihan yang terbaik dan berkualitas, tidak akan membuat baju konsumen menjadi rusak dan lesu ataupun luntur. 

Pendatang baru dalam lingkungan bisnis laundry masih banyak akan bermunculan yang dapat berpengaruhnya dilingkungan bisnis ini karena peluang yang sangat banyak dan besar dan keuntungan yang didapat, maka dari dengan kondisi masyarakat yang tinggi akan penggunaan jasa laundry masih akan terus mengundang pendatang baru didalamnya. Sebagai pemilik usaha mengantisipasi kondisi ini saya akan terus berinovasi dan masih meningkatkan keunggulan yang berkualitas. Timbulnya Barang subsitusi dalam lingkungan bisnis yang dapat menggantikan penggunaan jasa laundry yaitu mungkin banyaknya bermunculan mesin cuci yang canggih sehingga bisnis laundry tidak akan berjalan efektif lagi. 



Lingkungan Bisnis terdapat hubungan perubahaan dari segi Variabel Ekonomi diantaranya harga, daya beli konsumen, serta pendapatan yang dapat memiliki sumber perubahan peluang dan resiko yang ada dalam lingkungan bisnis laundry terutama dalam kegiata usaha yang sama.
  1. Harga
    Harga merupakan hal yang sangat krosial bagi semua pihak yang nantinya akan membawa pengaruh apakah positif atau negatif. Dalam menetapkan suatu harga jual yang akan diberikan kepada konsumen. Harga jual yang diberikan kepada konsumen tersebut sudah merupakan keuntungan yang diperoleh. Ditetapkan harga jual pada usaha laundry saya dimana seebelumnya melihat kondisi masyarakat sekitar dan membuat riset akan harga jual dan kondisi daya beli mereka. Harga jual yang nanti saya berikan masih terjangkau akan semua golongan pendapatan masyarakat (baik menengah mau kalangan atas).


    Yang tidak dilupakan ialah dalam melihat akan harga jual para pesaing kita yang diberikannya apakah lebih rendah atau lebih tinggi kepada konsumen. Setidaknya memiliki perbedaan yang ada sehingga konsumen bisa memilih dan melihat jasa siapa yang akan digunakan apakah lebih baik atau tidak. Pada variabel ekonomi harga dalam lingkungan bisnis tidak akan menentu patokan harga yang ada dipasar, maka dari itu harus setiap saat dalam beberapa waktu untuk mengecek terhadap terhadap harga pasar saat ini. Harga pada variabel ekonomi akan berpengaruh pada harga bahan baku yang ada terutama menjelang hari-hari raya besar kebutuhan pokok tinggi. Dalam usaha bisnis laundry ini tidak terlalu mendapatkan pengaruh dampak akan harga pasar, biasanya yang berpengaruh yaitu kebutuhan yang termasuk dalam kebutuhuan pokok manusia yang utama (primer). Terhadap bahan baku pada bisnis laundry kenaikan hanya sekitar berapa persen dan harga jual juga bertambah yang diberikan kepada konsumen. Tetapi jangan disepelekan karena hal ini akan berdampak pada penurunan minat konsumen. Apabila harga pasar dan berpengaruh terhadap bahan-baku maka harga pasar yang saya nanti akan menambahkan harga jual kepada konsumen dengan diiringi pelayanan (servis) yang diberikan sehingga konsumen merasa wajar dengan adanya kenaikan harga dan juga disertai peningkatan fasilitasnya. Harga yang terlalu murah pun akan menimbulkan spekulasi yang tidak baik mungkin didalamnya terdapat kecurangan dalam memprice bahan baku ataupun bahan pendukung lainnya. Bahwa lebih jelas dan pasti harga yang terjangakau ataupun harga yang tinggi tertapi masih batas wajar mempunyai kualitas yang tinggi pula.

  2. Daya Beli Konsumen
    Daya beli/dukung konsumen terhadap penggunaan jasa laundry dimana kondisi disaat ini yang sekarang ada, konsumen sangat membutuhkan akan jasa mencuci yang berkualitas dan bagus serta terpecaya untuk memenuhi kebutuhannya dalam hal yang satu ini yaitu mencuci. Mencuci merupakan kebutuhan pokok semua orang. Selama orang masih pakai baju, bisnis laundry masih tetap akan hidup, dengan jangkauan pangsa pasar laundry yang lebih luas lagi mulai dari sasaran untuk rumah tangga, mahasiswa, rumah makan bahkan perhotelan.
    Daya beli konsumen yang tinggi pada usaha bisnis laundry yaitu masyarakat-masyarakat yang kegiatan seharinya dan waktunya sangat padat dengan hal apapun. Daya beli konsumen yang tinggi ialah terutama untuk masyarakat yang sibuk dengan kegiatan dan pekerjaan masyarakat yang super sibuk dan padat untuk mengurus pekerjaannya dan waktu pun tebuang dan tersita dengan pekerjaan itu, ibu rumah tangga yang tidak sempat mengurus pekerjaan rumah dan tidak memiliki pembantu, anak-anak kos yang perantauan, pemuda-pemudi yang belum menikah dan merantau diamana pekerjaan yang padat. Mereka itu lah pangsa pasar yang tinggi terhadap penggunaan jasa laundry. Bahkan sekarang ini banyak usaha bisnis laudry yang bekerja sama dengan instasi pemerintahan ataupun swasta dan juga hotel, wisama dan lain-lain.

    Dengan adanya aspek-aspek tersebut akan meningkatkan daya beli konsumen terus meningkat dengan kualitas serta hasil yang diberikan baik serta pelayanannya (sevices) yang tidak mengecewakan. Dimana sebagian masyarakat saat ini terutama untuk orang yang berpenghasilan tinggi tidak mempermasalahkan akan harga, karena mereka tau harga yang tinggi menentukan seberapa besar kualitas yang akan diberikan.

  3. Pendapatan
    Lingkungan bisnis memiliki hubungan dengan kondisi yang ada pada segi pendapatan tingkat penghasilan penduduk. Tingkat penghasilan penduduk ialah faktor penentu yang tidak kalah pentingnya karena bisa membawa sumber peluang ataupun resiko dalam lingkungan bisnis. Tinggi atau rendahnya tingkat penghasilan masyarakat di daerah lokasi yang saya akan gunakan untuk membuka bisnis laundry dalam hal ini saya telah menyesuaikan bisnis laundry dengan apa saja yang akan di butuhkan atau di inginkan masing-masing masyarakat di daerah tersebut. Misalnya dengan memberikan berbagai pilihan paket yang ada, contohnya untuk masyarakat yang berpenghasilan rendah saya akan menggunakan paket hemat laundry yang akan saya tawarkan dengan fasilitas lengkap serta fasilitas pelayanan dan tidak begitu berbeda jauh dengan paket-paket lainnya biasanya dipakai masyarakatakan yang berpenghasilan menengah ataupun keatas. Semua itu sesuai dengan kemampuan dari pendapatan masing-masing masyarakat.
     

Lingkungan Bisnis juga terdapat hubungan dari segi perubahaan Variabel Alam yang termasuk dalam iklim/cuaca, sosial dan politik pemerintahan yang dapat menjadi sumber peluang dan juga resiko yang ada dalam lingkungan bisnis laundry yang sama dalam bidang usahanya.
  1. Iklim/Cuaca
    Lingkungan bisnis dalam segi iklim/cuaca akan kondisi tersebut pun perubahan lingkungan bisa terjadi karena kondisi iklim/cuaca yang buruk apalagi kondisi saat ini yang tidak menentu yang sangat sulit untuk diprediksikan dan bisa sewaktu-waktu datang dengan tiba-tiba , sehingga pada saat ini yang mengakibatkan pakaian sering lebih mudah menjadi kotor, bahkan dimusim penghujan, dengan mencuci manual pasti akan sulit menjadi kering. Oleh karenanya banyak yang menyerahkan pakaian kotor mereka ke laundry-laundry. Selain itu juga pemakain bahan baku yang ramah lingkungan digunakan.


  2. Sosial
    Dalam segi sosial lingkungan bisnis laundry membawa perubahan akan gaya hidup dan juga serta tuntutan akan kesibukan yang padat dan memakan waktu yang banyak, sehingga banyak mahasiswa, karyawan, dan ibu rumah tangga, yang tidak memiliki waktu untuk mencuci pakaian mereka sendiri. Untuk itu mereka semua/masyarakat menyerahkannya pada jasa laundry. Kondisi sosial sekarang ini yang memanfaatkan gaya hidup malas untuk mencuci bahkan sudah menjadi Trend mencuci di laundry yang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat saat ini di zaman sekarang ini.

  3. Politik Pemerintah
    Lingkungan bisinis pada usaha laundry dari segi politik pemerintah pun juga ikut berperan dalam hal mengeluarkan surat ijin usaha perdagangan (SUIP) dan juga pembayaran pajak yang diterima oleh pemerintah. Tetapi tidak segampang itu SUIP didapat semua harus sesuai dengan kenetuan dan persyaratannya apalagi banyak bisnis laundry yang menggunakan bahan-bahan berbahaya yang dapat merusak lingkungan. Dengan kata lain semua itu harus sesuai standr dari pemerintah mulai dari penggunaan bahan yang akan ramah lingkungan supaya lingkungan yang ada disekitarnya tidak tercemar adanya limbah tersebut. Kedua hal tersebut harus saling berkerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
     


 Dapat disimpulkan bahwa lingkungan bisnis merupakan lingkungan yang berpengaruh sangat luas akan sumber peluang dan juga resiko yang ada disekitar para pembisnis. Untuk itu harus jeli, cermat dan teliti dalam melihat kondis-kondisi yang ada. Serta tetap dan akan terus berinovasi dalam mengembangkan bisnis usaha laundry yang memiliki perbedaan diantara yang bisnis laundry lainnya. Dengan target pasar yang ramai akan kebutuhan konsumen yang diinginkannya.  
Semua hal tersebut memudahkan bagi saya dalam melakukan hal yang kurang dari pesaing dimana kekurangan para pesaing untuk kita sebagai sebuah keuntungan yang kita diambil dan bisa lebih dalam memaksimalkan kinerja yang berikan kepada kosumen. Memberikan inovasi-inovasi yang baru dibuat dan diciptakan yang selalu berbeda dengan para pesaing/kompetitor dalam lingkungan bisnis baik dari hubungan variabel ekonomi dan juga dari hubungan variabel alam.


Semoga bermanfaat teman-teman semuanya

3 komentar:

  1. makasiya postingannya ni membantu banget dalam pengerjaan tugas ku, makasih

    BalasHapus
  2. sama-sama semoga bermanfaat ilmunya :)

    BalasHapus